Tatap Hari Baru, di Normal yang Baru

Sejak pertama kali diumumkan per bulan Maret tahun 2020, kita sudah hidup berdampingan dengan sebuah fenomena yang tidak biasa, pandemi Covid-19.
Tidak hanya kesehatan dan keselamatan yang jadi taruhan, aspek kehidupan lain pun juga terkena dampaknya. Dahulu mungkin kita yakin ini hanya hitungan minggu, namun tak terasa sudah setengah tahun kita terus berharap ini segera berlalu. Yang terkena getahnya bukan hanya aku dan saja. Namun semua orang di lapisan manapun juga punya persoalannya. mulai kalangan pelajar sampai pekerja lapangan juga punya persoalan.
Tapi manusia tidak bisa hanya diam saja, karena ada kehidupan yang harus terus dilanjutkan. Dengan terus mawas diri dan beradaptasi, kini setiap orang punya caranya sendiri untuk tetap hidup. Pagi hari di masa pandemi, mungkin tak lagi sama. Ada yang harus tetap dirumah saja, ada juga yang mau tak mau harus tetap keluar dengan segala persiapan, ada yang kehilangan kesempatan, ada juga yang jadi punya tugas tambahan. Namun satu hal yang perlu kita tahu, manusia tetap harus membuka hari baru, di normal yang baru.
LIHAT POTRET LAINNYA