Pak Mujahid Penggali Kubur

Tubagus Rachmat27 Nov 2020
Pak Mujahid asal Cirebon (55 th), ayahnya meninggal sejak ia kecil, hanya sampai bertahan kelas 3 SD. Dia memiliki aeorang istri dengan empat orang anak dan dua cucu. Dua yang sudah menikah dan duanya lagi ikut ibunya di kampung
Pak Mujahid sendiri ngontrak 500 ribu per bulan dekat taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. sejak umur 10 tahun diajak pamannya merantau di Jakarta dan selama di Jakarta berprofesi kerja bangunan dan penggali kubur yang mangkal di trotoar Taman Makam Kalibata.
Selama masa Pendemi ini jarang dapat kerjaan menggali kubur disbanding keadaan normal. Ketika ditanya korona mustinya banyak yang manfaatkan jasanya, ternyata tidak juga. Menurut dia, mungkin keluarga almarhum menggunakan jasa keluarga karena keaadaan ekonomi tidak menentu. Sudah lebih sebulan ini nganggur belum ada yang menggunakan jasanya, biasanya dia mendapatkan upah menggali satu liang 250 ribu rupiah. Menurut pengakuan dia, ada temannya sudah dua bulan belum mendapatkan kerjaaan. Bertahan hidup hutang hutang sini.
LIHAT POTRET LAINNYA