Moving On To The Past

Reza Fiqih Nurzaman27 Nov 2020
Apa yang ada dalam pikiran anda saat anda mendengar kata Pandemi? Kematian, kekacauan, dan rasa khawatir yang berlebih?
Pandemi untuk sebagian orang bukan hal yang mudah, harus tinggal di rumah dan mengurangi interaksi antar manusia menguji batasan mental. Hidup dalam ke-tidak pasti-an membuat sebagian orang mengalami sindrom kecemasan berlebih. Bisa anda bayangkan, bagaimana rasanya bangun di pagi hari dengan rasa ketakutan. Takut untuk bisa hidup di dunia namun juga takut untuk merasakan mati.
Setiap pagi, adalah perjuangan baru, perjuangan untuk bertahan hidup tanpa rasa cemas. Media membanjiri otak dengan ketakutan-ketakutan baru, dan membuat kecemasan semakin meningkat. Saya merasa tak ada satu orang pun yang bisa paham apa yang saya rasakan. Beberapa hari kemudian saya berbincang dengan teman lama, dia menceritakan hal yang sama. Bagaimana ketakutan merasuki setiap kehidupannya, bagaimana dia bertahan melawan kecemasan.
Foto cerita ini bercerita tentang bagaimana orang-orang dengan sindrom kecemasan bertahan melalui pandemi. Dalam membuat proyek foto ini saya berusaha menjadi pendengar yang baik, menjadi telinga yang bisa memahami apa yang mereka rasa, yang semoga saja bisa menjadi jembatan untuk proses healing diri saya dan juga mereka.
LIHAT POTRET LAINNYA