Love, Light, & Sets

Danu Izra Mahendra26 Nov 2020
PSBB selama masa pandemi membuat saya bergerak untuk mencari hobby ataupun rutinitas baru salah satunya dengan berolah raga. Bosan dengan berlari, ayah saya mengajak untuk mencoba olahraga tennis yang sudah sering ia lakukan.
Ternyata saya cukup menikmati olahraga ini dengan belajar langsung dari pelatih yang biasa melatih ayah saya. Hari demi hari saya semakin menikmati progress saya dalam berlatih dan mulai mengajak beberapa teman untuk ikut berlatih. Hingga akhirnya kami punya rutinitas baru Bersama untuk berlatih 2-3 kali seminggu setelah ataupun sebelum jam kerja.
Menurut grafik yang di publish oleh Texas Medical Association mengenai tingkat risiko kegiatan yang dilakukan saat pandemi covid-19, Tennis mendapat risk score 2/10 dengan kategori “low risk” dibandingkan dengan olahraga permainan lainnya. Olahraga ini memang tidak banyak bersentuhan fisik secara langsung dan jarak antara pemainnya juga cukup berjauhan, sehingga menurut saya juga cukup aman untuk tetap menyempatkan melakukannya.
“Love” yang berarti score 0 dalam Tennis, “Light” yang mengartikan fotografi saya, dan “Sets” yang merupakan babak dalam Tennis, menceritakan tentang usaha saya dan beberapa teman untuk mencintai rutinitas baru kami di masa pandemi ini melalui fotografi. Seri ini akan menyorot bagaimana proses dan suasana kami berlatih hingga bagaimana kegiatan ini menyesuaikan dengan pandemi yang ada.
LIHAT POTRET LAINNYA