I Don't Trust Any of You

Ridho Fauzan27 Nov 2020
Sejak Maret 2020 hingga sekarang, Indonesia masih kelimpungan menangani pandemi COVID-19. Alih-alih memberikan keterangan yang jelas melalui tinjauan ilmiah, pemerintah justru sering melontarkan komentar-komentar di luar nalar, membingungkan, dan tidak perlu.
Mulai dari gurauan Wakil Presiden Ma'ruf Amin soal manfaat minum susu kuda liar, himbauan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang menyebut orang sehat tak perlu pakai masker, hingga peluncuran kalung eucalyptus yang menurut Menteri Pertanian bisa menangkal virus corona. Di tengah carut marut penanganan pandemi COVID-19, saya dihadapkan pada realita yang membingungkan. Menaruh kepercayaan 100 persen kepada pemerintah rasanya tidak bisa saya lakukan mengingat komentar-komentar mereka yang tak masuk akal. Di satu sisi, masyarakat juga kerap membuat atau menyebarkan berita bohong alias hoax di media sosial.
Per April 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika merilis data yang menyebut bahwa ada 554 berita bohong di media sosial, dan ada 89 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun data-data yang diberikan oleh pemerintah terkait penanganan COVID-19 juga patut dipertanyakan ketepatannya. Namun terlepas dari semua omong kosong tersebut ditayangkan di televisi, ibu saya yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas, harus memakai hazmat lengkap saat bekerja. Beberapa temannya yang berprofesi sebagai dokter juga sudah banyak yang positif virus corona.
Suatu saat saya mendengar cerita dari ibu saya tentang satpam dan petugas ambulance yang pingsan kehabisan nafas karena mengenakan hazmat dua lapis setelah menjemput pasien positif virus corona di rumahnya. Melalui project foto ini saya berusaha merekam fenomena hoax yang terjadi di tengah situasi darurat seperti sekarang, sembari berharap keluarga dan orang terdekat saya tidak terpengaruh dan tetap mewaspadai penularan COVID-19.
LIHAT POTRET LAINNYA