Foto Terapi

Bibid Hriday27 Nov 2020
Foto-foto ini saya ambil selama pandemi tepatnya di bulan November 2020. Saya ingin merekam pengalaman, kebiasaan serta perjuangan dalam melewati tahun yang berat.
Saya menyadari kesulitan dialami semua orang termasuk saya. Berbeda dari tahun-tahun kemarin, tahun ini saya tidak pulang ke kampung halaman. Tiket kepulangan saya dibatalkan sampai lima kali. Saya juga tidak bisa datang melihat proses pemakaman bibi saya. Serta beragam permasalahan personal lainnya puncaknya kegiatan interaksi secara langsung menjadi terbatas. Akan sangat sulit bagi saya hidup sendiri di perantauan. Kawan-kawan sejawat pulang ke rumah. Saya hanya bisa berinteraksi secara online. Kita dibiasakan untuk melihat kotak-kotak untuk berinteraksi. Saya pun mencoba memulai kegiatan positif, salah satunya adalah memilah sampah.
Pada proses awal dalam membuat foto ini, saya menggunakan pendekatan psikologi yakni “berkesadaran” untuk mendapatkan ragam emosi dan juga bentuk dari emosi tersebut. Namun ternyata saya dibawa ke salah satu emosi buruk dimasa lalu. Jujur saya belum siap emosi itu hadir saat ini. Saya berhenti. Saya memilih memulai kembali dengan menggunakan intuisi. Intuisi mendorong diri untuk lebih bebas dan lepas dalam berekspresi serta beristirahat dari emosi buruk yang tiba-tiba hadir.
Salah satu teman dan juga mentor memberikan pesan “do what you feel like to do”. Kalimat ini rupanya menjadi bahan bakar untuk lebih bebas dan lepas dalam berekspresi. Saya mencobanya. Yang tidak disadari selama proses pembuatan foto ini saya sedang berterapi. Terima kasih diri sudah mencoba bebas.
LIHAT POTRET LAINNYA