Cerita Saya Sebagai Penyintas Covid-19

Ahmad Rizki Prabu26 Nov 2020
Projek ini menceritakan tentang saya, kecerobohan saya, dan usaha saya menerima kenyataan terinfeksi virus COVID 19 yang banyak memakan korban.
Saya pun harus diasingkan dari orang terdekat dan merasa kesepian. Dalam banyaknya tekanan saya hanya bisa melihat pohon di luar jendela, atau berjemur setiap pagi sambil melihat tanaman yang hidup segan mati tak mau. Tak ada yang menemani hari-hari saya kecuali setumpuk obat untuk menyangga hidup.. Parahnya, semua ini juga membahayakan orang-orang yang saya cintai.
Saya beruntung, ada orang-orang yang masih peduli dengan saya. Mereka memikirkan saya dengan tulus, padahal mereka juga tengah menghadapi hal yang sama. Seperti surat dari kawan yang memberi semangat, padahal dia baru saja kehilangan orang tuanya akibat covid.
Seluruh keluarganya juga terinfeksi. Lalu, sahabat yang setiap hari menanyakan keadaan saya padahal dia juga sedang berjuang melawan sakit paru-paru yang dideritanya, atau dia yang datang ke rumah untuk membesuk padahal sangat berbahaya. Karena mereka, aku bisa menjadi tegar.
LIHAT POTRET LAINNYA