Home > Blog > Perempuan dan Kesetaraan di Kala Pandemi

Perempuan dan Kesetaraan di Kala Pandemi

Sumber Foto: Harits Kamaaludin

Hari Perempuan Internasional dimaknai sebagai hari dimana kita dengan bangga merayakan pencapaian sosial, ekonomi, politik, dan budaya para perempuan di dunia. Hari tersebut sekaligus dimaknai sebagai seruan untuk bertindak dalam rangka mempercepat kesetaraan gender yang dicita-citakan oleh perempuan.

Melihat konteks yang terjadi di Indonesia, sejauh mana kita dapat turut serta merayakan Hari Perempuan Internasional? Apakah kita telah berjalan maju dalam mempercepat kesetaraan gender atau justru kita hanya jalan di tempat saja selama ini, atau bahkan kita berjalan mundur? Untuk mengetahui jawabannya, kita perlu memutar waktu satu tahun kebelakang.

Pada satu sisi, tak dapat dipungkiri bahwa kerentanan perempuan semakin tergambar jelas sejak era pandemi Covid-19. Mulai dari meningkatnya angka kasus kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa perempuan, rendahnya sistem jaminan kerja pada sektor tempat perempuan bekerja yang berkontribusi pada meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami perempuan, hingga meningkatnya resiko kecemasan akibat beban ganda yang harus dipikul perempuan berkeluarga dan bekerja selama pembatasan sosial skala besar berlangsung. Sejauh ini, hal-hal tersebut bukanlah suatu pencapaian apalagi patut dirayakan.

Di sisi lain, tak dapat dipungkiri pula bahwa pandemi Covid-19 telah membuka mata kita mengenai kedudukan perempuan dan laki-laki yang sejajar dimasa krisis.

Realitanya, sektor kesehatan akan lumpuh tanpa kontribusi besar para tenaga kesehatan perempuan, sektor pendidikan akan hancur tanpa peran para tenaga pendidik perempuan, sistem ekonomi akan terguncang tanpa peran para pedagang perempuan yang menjajakan makanannya di pinggir jalan, dan sektor domestik akan kacau tanpa peran ibu rumah tangga yang terdampak PHK namun dengan sadar memilih untuk menjadi manusia berdaya dengan mengusahakan berbagai cara untuk membantu perekenomian keluarga yang melemah semenjak pandemi.

Melalui momentum Hari Perempuan Internasional ini, kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para perempuan Indonesia atas fakta bahwa mereka telah berkontribusi besar di berbagai sektor yang terdampak krisis akibat pandemi. Syukur-syukur fakta tersebut dapat semakin membuka mata dan pikiran kita akan kesetaraan gender yang mutlak untuk dicapai, entah berapa tahun lagi.

Selamat Hari Perempuan Internasional! #InternationalWomensDay #IWD