Suara Mereka: Perasaan, Ide, dan Imajinasi Kota Pasca Pandemi

Suara mereka merupakan bagian dari podcast Rujak Center for Urban Studies (RCUS). Melalui podcast ini, RCUS berusaha menangkap ide, perasaan, dan imajinasi kota pasca pandemi dari sudut pandang warga, aktivis, dan komunitas . Suara-suara yang berhasil kami rekam berisi beragam spektrum obrolan, mulai dari obrolan seputar kondisi lingkungan kota, solidaritas sosial sampai pendapat mereka tentang isu-isu tertentu selama pandemi.

Berikut merupakan Playlist podcast RCUS yang bisa didengar :

Teman Co: kemanusiaan di tengah stigma negative penyintas covid-19

Sumber foto: Instagram Salamaid

Salamaid merupakan lembaga kemanusiaan di Bogor. Salamaid lahir dilatari oleh jaringan sekolah alam nusantara. Kata salam sendiri merupakan akronim dari sekolah alam, sedangkan aid merupakan Bahasa inggris yang berarti bantuan. Jadi secara filosofis, melalui sekolah alam ini bisa membantu permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia. Terkait aktivitas, salamaid memiliki beberapa program, sebagai berikut:

  1. Salam tanggap, di salam tanggap ini kegiatan yang dilakukan berupa bantuan seperti galang dana kemanusian dan kebencanaan, unit rescue yang siap diturunkan ke daerah terjadi bencana, unit ambulan yang bisa digunakan untuk keadaan darurat, dsb. Di masa pandemi ini, salah satu program dari Salam tanggap adalah Teman Co.
  2. Community Development, di dalam program ini Salamaid melakukan peningkatan kualitas atau pemberdayaan masyarakat daerah.
  3. Salam hijau, program ini merupakan inisiasi program Salamaid yang merespon isu lingkungan terkini. Beberapa kegiatan dari program ini adalah melakukan penanaman pohon dan mengadakan bank sampah.
  4. Salam sehat, merupakan program salamaid di bidang kesehatan. Melalui program ini, Salamaid menyediakan rumah sehat bagi masyarakat. Berbeda dengan mekanisme tempat kesehatan konvensional, di rumah sehat salamaid ini warga yang ingin berobat bisa melakukan pembayaran menggunakan sampah.
  5. Salam pintar, diprogram ini kegiatan difokuskan pada isu-isu pendidikan.

                Sebagai lembaga kemanusiaan, program yang dimunculkan mengikuti situasi dan kondisi. Dalam kondisi bencana, misalnya, program yang harus disusun diharuskan mengikuti kebutuhan lapangan. Selama pandemi COVID-19, sebagai bencana non alam yang menimpa kehidupan manusia saat ini, turut mendorong Salamaid untuk membuat program kemanusiaan yang merespon pandemi. Teman Co menjadi salah satu program kemanusiaan salamaid dalam merespon pandemi.

                Teman Co diinisiasi sekitar bulan September 2020, kegiatan yang dilakukan dalam Teman Co banyak terinspirasi dari Kang Ara Wiraswara, sekertaris Salamaid yang pernah menjadi penyintas COVID-19. Misalnya, pengalaman psikologis Kang Ara selama isolasi, membuahkan kegiatan konsultasi, motivasi dan tempat berbagi cerita para penyintas  COVID-19 yang kerap distigmatisasi negatif. Hingga saat ini, Teman Co telah menjelma menjadi perkumpulan para penyintas COVID-19, selain menjadi media penguat psikologis mereka, Teman Co juga menjadi tempat dimana mereka menyuarakan, mengedukasi dan mengkampanyekan pentingnya protokol kesehatan, dan pasien COVID-19 bukanlah aib.

                 Selain itu juga, Teman Co mengadakan kegiatan yang berupaya memfasilitasi warga. Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Dinas Kesehatan Bogor, Teman Co mengadakan donor plasma konvalsalen yang diperuntukan bagi para pasien COVID-19. Selain itu, Teman Co juga melakukan pendampingan kepada para pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri dengan memberikan makanan secara rutin, serta membuka posko SWAB antigen gratis.

                Musa, sebagai salah satu tenaga manusia dalam SalamAid menyampaikann bahwa di dalam keadaan darurat seperti saat ini kemanusiaan berupa kepedulian terhadap sesama menjadi penting. Dalam skala mikro, ketika bantuan dari atas tidak sampai diterima maka komunitas menjadi penyelamat satu sama lain. Lanjutnya, kerja sama dan kolaborasi dalam penanganan juga menjadi keharusan, karena ia meyakini bahwa di dalam keadaan sulit seperti sekarang kita semua bertanggung jawab dan berperan dalam meredam penyebaran COVID-19 dan dampaknya.

Dapur Umum Peduli Pangan

Muhayati koordinator Jaringan Pekerja Rumahan Indonesia (JPRI) wilayah Jakarta menyampaikan dapur umum pekerja rumahan kerjasama antar Koperasi JPRI dengan lembaga sosial Peduli Pangan.